Jumat, 01 November 2013

BI Terus Dorong Perkembangan BPR

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia akan terus mendorong perkembangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi bank yang fokus pada kegiatan ekonomi di daerah dengan mendorong BPD menjadi bank pengayom (Apex Bank) BPR.
Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution saat peluncuran buku generik model Apex BPR dan buku model bisnis BPR di Jakarta, Senin.
Keberadaan BPD sebagai Apex Bank, lanjut Darmin sangat diperlukan bagi pengembangan BPR yang sangat terbatas kemampuan secara likuiditas dan aset.
"Bank Apex diperlukan karena kalo BPR memberikan kredit ke UMKM akan ada mismatch, sehingga perlu bank pengayom," katanya.
Keberadaan Apex Bank, lanjut Darmin sangat penting bagi pengembangan UMKM karena dengan BPR yang berkembang maka sektor UMKM akan terdorong untuk semakin maju.
"Bangsa ini tidak akan maju kalau UKM-nya tidak maju, karena jumlah penduduknya besar, dan itu tidak bisa dikerjakan perusahaan besar saja, yang bisa melakukan hanya UMKM," katanya.
Industri BPR yang maju, lanjut Darmin sejalan dengan kebijakan BI untuk meningkatkan keterkaitan keuangan yang diyakini bisa memperluas akses masyarakat ke perbankan.
Sementara itu, Direktur Kredit, UMKM dan BPR Bank Indonesia Edy Setiadi mengatakan peran BPR sampai saat ini di kredit mencapai lima persen dari total kredit dengan jumlah 8 juta rekening atau 23 persen dari total rekening kredit, sementara rekening penabung mencapai 3 juta dengan rata-rata tabungan Rp10 juta.
"Dengan kondisi seperti ini, sudah selayaknya BPR dipertahankan, dengan fokus pada usaha masyarakat di daerah," katanya.
Menurut Edy, sampai saat ini sudah 3 BPD yang menjadi Apex BPR, yaitu Bank Jatim, Bank Nagari dan Bank Kepri dan akan disusul BPD Kalsel yang memiliki
23 BPR binaan.
Ketua Harian Perbarindo Joko Suyanto mengatakan dengan adanya Apex BPR maka BPR merasakan memiliki induk yang menghubungkan dengan industri perbankan nasional sehingga tidak termarginalkan dalam mendorong ekonomi nasional. (sumber : http://www.antaranews.com)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

hubungi administrator untuk komentar.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.